Willy

Jangan Serakah Jika Memulai Bisnis

In Materi Bisnis on August 12, 2012 at 2:59 PM
Restu Anggraini

Restu Anggraini

Meski keinginannya menjadi perancang busana sempat tak disetujui orangtuanya, namun kegigihan dan keuletan Restu Anggraini membuatnya mampu mendirikan label busana muslim Mainland Heritage. Kini, ia sudah menjadi seorang wewirausaha yang berhasil mengimpor produk busana muslimnya ke Singapura, Malaysia, Dubai, dan juga Jerman.

Meski usianya masih 25 tahun, namun naluri bisnis Restu tak boleh diremehkan. Untuk menjalankan bisnisnya sampai sekarang, Restu memegang beberapa prinsip penting yang menurutnya bisa menjadi pegangan bagi orang lain yang ingin memulai usaha.

  1. Tidak Takut Mencoba 

    Takut mencoba merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi orang yang ingin membuka usaha. Agar rencana berbisnis tak sekadar jadi rencana, rasa takut ini harus dihilangkan. Rasa ingin tahu dan tidak mudah menyerah merupakan salah satu syarat seorang entrepreneur yang sukses. “Mulai saja pelan-pelan, karena usaha tak bisa langsung berhasil dan mendapat hasil dengan instan,” ungkap Restu kepada Kompas Female, usai fashion show-nya bersama MUSE 101 di fX, Plaza, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

  2. Totalitas dan PassionPassion akan membantu kita untuk lebih bersemangat dan total dalam bekerja, sedangkan totalitas akan menghasilkan karya dan hasil yang maksimal karena kita telah berketetapan hati untuk tidak bertindak setengah-setengah. Passion juga terbukti mampu mengatasi rasa jenuh yang mungkin akan dialami, dan juga mengatasi sikap mudah menyerah. Namun untuk sampai ke tahap ini, tentunya Anda harus benar-benar mengenali, apa sebenarnya passion Anda.
  3. Jangan Mengikuti TrenTren memang bisa membantu meningkatkan penjualan produk yang ditawarkan. Namun, sebaiknya hindari menjalankan bisnis hanya karena mengikuti tren semata. Salah satu hal yang dikhawatirkan ketika menjalankan bisnis berdasarkan tren saja adalah berkurangnya penghasilan, atau usaha akan bangkrut ketika tren tersebut sudah terganti oleh tren yang baru. “Masyarakat Indonesia itu lebih cepat bosan pada satu tren tertentu,” tukas perempuan kelahiran Jakarta, 18 Maret 1987 ini.
  4. Manfaatkan Social MediaJika dimanfaatkan dengan positif, perkembangan teknologi sebenarnya memberi dampak besar pada bisnis. Tak ada salahnya untuk memanfaatkan perkembangan teknologi internet, dan media sosial, untuk mengembangkan dan mempromosikan produk. “Era internet sekarang ini bisa mempromosikan produk kita lebih luas dan menjaring lebih banyak pelanggan dengan biaya yang lebih murah,” jelasnya.
  5. Jangan SerakahSetiap orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk mencapai keberhasilan, Restu yakin kita tak bisa melakukannya seorang diri. “Saya bisa mendesain, dan ada orang lain yang jago di pemasaran serta produksi. Jangan terlalu serakah untuk melakukan semuanya seorang diri. Sadari kemampuan dan keterbatasan diri. Dengan menerima bantuan orang lain, secara tidak langsung kita juga membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain,” katanya.

Selain karena keterbatasan kemampuan, melakukan semuanya seorang diri juga berakibat pada keseluruhan hasil yang kurang maksimal.

Source : kompas.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: